Berikut adalah daftar Paus Gereja Katolik Roma:
Repost: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Paus_Gereja_Katolik_Roma
Rabu, 17 Juni 2015
Kamis, 11 Juni 2015
BPJS Kesehatan
Sejaran
Perjalanan Jaminan Sosial di Indonesia
Tidak Ada
Orang Kaya Dalam Dunia Kesehatan
Perjalanan
Panjang UU SJSN
Adanya pengeluaran yang tidak terduga apabila seseorang
terkena penyakit, apalagi tergolong penyakit berat yang menuntut stabilisasi
yang rutin seperti hemodialisa atau biaya operasi yang sangat tinggi. Hal ini
berpengaruh pada penggunaan pendapatan seseorang dari pemenuhan kebutuhan hidup
pada umumnya menjadi biaya perawatan dirumah sakit, obat-obatan, operasi, dan
lain lain. Hal ini tentu menyebabkan kesukaran ekonomi bagi diri sendiri maupun
keluarga. Sehingga munculah istilah “SADIKIN”, sakit sedikit jadi miskin. Dapat
disimpulkan, bahwa kesehatan tidak bisa digantikan dengan uang, dan tidak ada
orang kaya dalam menghadapi penyakit karena dalam sekejap kekayaan yang
dimiliki seseorang dapat hilang untuk mengobati penyakit yang dideritanya.
Begitu pula dengan resiko kecelakaan dan kematian. Suatu
peristiwa yang tidak kita harapkan namun mungkin saja terjadi kapan saja dimana
kecelakaan dapat menyebabkan merosotnya kesehatan, kecacatan, ataupun kematian
karenanya kita kehilangan pendapatan, baik sementara maupun permanen.
Belum lagi menyiapkan diri pada saat jumlah penduduk lanjut
usia dimasa datang semakin bertambah. Pada tahun Pada 2030, diperkirakan jumlah
penduduk Indonesia adalah 270 juta orang. 70 juta diantaranya diduga berumur
lebih dari 60 tahun. Dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2030 terdapat 25%
penduduk Indonesia adalah lansia. Lansia ini sendiri rentan mengalami berbagai
penyakit degenerative yang akhirnya dapat menurunkan produktivitas dan berbagai
dampak lainnya. Apabila tidak aday ang menjamin hal ini maka suatu saat hal ini
mungkin dapat menjadi masalah yang besar
Seperti menemukan air di gurun, ketika Presiden Megawati
mensahkan UU No. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 19
Oktober 2004, banyak pihak berharap tudingan Indonesia sebagai ”negara tanpa
jaminan sosial” akan segera luntur dan menjawab permasalahan di atas.
Munculnya UU SJSN ini juga dipicu oleh UUD Tahun 1945 dan
perubahannya Tahun 2002 dalam Pasal 5 ayat (1), Pasal 20, Pasal 28H ayat (1),
ayat (2) dan ayat (3), serta Pasal 34 ayat (1) dan ayat (2) mengamanatkan untuk
mengembangkan Sistem Jaminan Sosial Nasional. Hingga disahkan dan diundangkan
UU SJSN telah melalui proses yang panjang, dari tahun 2000 hingga tanggal 19
Oktober 2004.
Diawali dengan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2000, dimana
Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan tentang Pengembangan Konsep SJSN.
Pernyataan Presiden tersebut direalisasikan melalui upaya penyusunan konsep
tentang Undang-Undang Jaminan Sosial (UU JS) oleh Kantor Menko Kesra (Kep.
Menko Kesra dan Taskin No. 25KEP/MENKO/KESRA/VIII/2000, tanggal 3 Agustus 2000,
tentang Pembentukan Tim Penyempurnaan Sistem Jaminan Sosial Nasional).
Sejalan dengan pernyataan Presiden, DPA RI melalui Pertimbangan DPA RI
No. 30/DPA/2000, tanggal 11 Oktober 2000, menyatakan perlu segera dibentuk
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat
sejahtera.
Dalam Laporan Pelaksanaan Putusan MPR RI oleh Lembaga Tinggi
Negara pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2001 (Ketetapan MPR RI No. X/ MPR-RI
Tahun 2001 butir 5.E.2) dihasilkan Putusan Pembahasan MPR RI yang menugaskan
Presiden RI “Membentuk Sistem Jaminan Sosial Nasional dalam rangka memberikan
perlindungan sosial yang lebih menyeluruh dan terpadu”.
Pada tahun 2001, Wakil Presiden RI Megawati Soekarnoputri
mengarahkan Sekretaris Wakil Presiden RI membentuk Kelompok Kerja Sistem
Jaminan Sosial Nasional (Pokja SJSN)
Visi BPJS Kesehatan :
CAKUPAN SEMESTA 2019
Paling lambat 1 Januari 2019,
seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan nasional untuk memperoleh
manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar
kesehatannya yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan yang handal, unggul dan
terpercaya.
Misi
BPJS Kesehatan :
- Membangun kemitraan strategis dengan berbagai lembaga dan mendorong partisipasi masyarakat dalam perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
- Menjalankan dan memantapkan sistem jaminan pelayanan kesehatan yang efektif, efisien dan bermutu kepada peserta melalui kemitraan yang optimal dengan fasilitas kesehatan.
- Mengoptimalkan pengelolaan dana program jaminan sosial dan dana BPJS Kesehatan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel untuk mendukung kesinambungan program.
- Membangun BPJS Kesehatan yang efektif berlandaskan prinsip-prinsip tata kelola organisasi yang baik dan meningkatkan kompetensi pegawai untuk mencapai kinerja unggul.
- Mengimplementasikan dan mengembangkan sistem perencanaan dan evaluasi, kajian, manajemen mutu dan manajemen risiko atas seluruh operasionalisasi BPJS Kesehatan.
- Mengembangkan dan memantapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung operasionalisasi BPJS Kesehatan.
Direksi
Berdasarkan
Keputusan Presiden Nomor 160/M Tahun 2013 tanggal 31 Desember 2013 tentang
Pengangkatan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero) menjadi Dewan Pengawas
dan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dan Keputusan Direksi
BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2014, maka susunan Direksi BPJS Kesehatan
terhitung mulai tanggal 1 Januari 2014 adalah sebagai berikut:
1.
Fachmi
Idris (Direktur
Utama)
2.
Purnawarman
Basundoro (Direktur Hukum, Komunikasi dan
Hubungan Antar Lembaga)
3.
Tono
Rustiano (Direktur
Perencanaan dan Pengembangan)
4.
Fajriadinur (Direktur Pelayanan)
5.
Sri
Endang Tidarwati W (Direktur Kepesertaan
dan Pemasaran)
6.
Taufik
Hidayat (Direktur SDM dan
Umum)
7.
Dadang
Setiabudi (Direktur Teknologi
Informasi)
8.
Riduan (Direktur Keuangan
dan Investasi)
7 Kota Terindah di Dunia
VENESIA, ITALIA
Bagi mereka yang sudah pernah menginjakkan kaki di kota ini, hanya
ada satu kata yang bisa mendeskripsikan Venesia: unik. Setiap bangunan
yang ada di kota ini adalah hasil karya seni. Venesia pun dinilai
sebagai salah satu kota tercantik di dunia. Keberadaan kanal yang
membentang di sepanjang kota semakin menambah kecantikan kota ini.
Secara keseluruhan, pemandangan kota ini benar-benar mengagumkan dan
menakjubkan. Bahkan serasa memasuki kota negeri dongeng bagi yang baru
pertama kali mengunjunginya.
PARIS, PERANCIS
Siapa yang tidak ingin pergi ke Paris? Hampir setiap orang pasti
ingin mengunjungi kota yang dijuluki “La Ville-Lumière” (“The City of
Light”) ini. Paris terkenal dengan pesonanya sebagai kota elegan dan
berkelas, tentu ditambah ketenaran Menara Eiffel yang membuat setiap
orang ingin mengunjunginya.
Sungai Seine yang mengalir di tengah kota, ditambah jembatan yang
membentang di atasnya, jalanan yang tersohor, alun-alun kota yang
bersejarah, monumen-monumen yang megah, serta jalanan Montmartre yang
menawan di kawasan perbukitan, menjadi daya tarik tersendiri. Anda bisa
duduk di kafe outdoor atau menyusuri Sungai Seine dengan perahu dan
melihat-lihat seluruh pemandangan romantis di depan mata Anda.
Tidak dipungkiri juga bahwa kota ini telah menjadi insipirasi bagi
sejumlah kota-kota besar di dunia. Sejumlah kota menduplikat jalanan
Champs-Elysees yang tersohor itu dan alun-alun Place des Vosges menjadi
prototipe bagi setiap kediaman di sejumlah kawasan Eropa.
ROMA, ITALIA
Roma yang terletak di atas 7 bukit dan dilewati oleh Sungai Tiber ini
terkenal akan arsitektur klasiknya yang dinilai paling indah sedunia.
Hampir setiap orang datang mengunjungi Roma demi melihat
bangunan-bangunan bersejarah yang bertebaran di kota itu. Belum lagi
jalanannya yang bersih dan indah bak lukisan. Perpaduan antara jalanan
dengan bangunan-bangunan di Roma menjadi pemandangan yang tak boleh
dilewatkan. Sebagai contoh, distrik Trastevere yang dipenuhi dengan
jalanan yang menawan, keberadaan palazzi atau istana tua, dan
rumah-rumah indah yang dihiasi kotak-kotak bunga di jendelanya. Roma
juga dikenal akan air mancur Trevi Fountain yang disebut-sebut sebagai
yang terindah di dunia. Pemandangan seperti itu yang membuktikan Roma
adalah kota abadi.
RIO DE JANEIRO, BRASIL
Kota Rio de Janeiro merupakan kota yang dikaruniai dengan kondisi
geografis paling mempesona di dunia. Ini membuatnya dikenal sebagai kota
dengan kecantikan paling alami di dunia. Bahkan ada yang mengibaratkan,
jika Tuhan menciptakan dunia dalam 6 hari, maka pada hari ketujuh Tuhan
mengkhususkannya untuk Rio de Janeiro.
Siapa saja yang berdiri di atas Gunung Sugarloaf yang terkenal itu
atau berdiri di dekat patung Corcovado yang tersohor, akan menyaksikan
pemandangan terindah di dunia. Dataran hijau membentang, kerimbunan
pepohonan tropis dipadu dengan birunya laut dan terangnya warna pasir di
pantai, menjadi bukti bahwa kota ini memang ‘kota luar biasa’ seperti
biasa disebut oleh penduduk lokal.
ISTANBUL, TURKI
Istanbul dikenal berlimpah dengan bangunan-bangunan bersejarah,
disertai daya tarik masjid-masjid megah nan mengagumkan, serta sejumlah
museum dan galeri seni yang layak dikunjungi. Bahkan UNESCO mencatatnya
sebagai salah satu Situs Warisan Bersejarah Dunia.
Di malam hari, Istanbul akan berubah ramai dan diwarnai aktivitas
pergaulan modern warganya. Orang-orang tumpah ruah di restoran, bar-bar,
dan klub malam yang ada di sepanjang kota. Setiap tahunnya, tercatat
jutaan turis asing datang mengunjungi Istanbul. Hal ini membuat Istanbul
termasuk dalam daftar tempat tujuan terpopuler di dunia. Anda bisa
mengunjungi pelabuhan alami di Golden Horn, teluk kecil yang membentang
di Selat Bosphorus yang memisahkan Turki dalam wilayah Eropa dan Asia,
atau berjalan-jalan di distrik Beyoglu yang terletak di sisi Eropa.
PRAHA, REP. CEKO
Praha dikenal sebagai kota dengan seribu menara. Ini dikarenakan
saking banyaknya monumen bersejarah dari segala zaman yang tetap dijaga
dan dirawat dengan baik.
Menara-menara tersebut akan terlihat jelas jika dilihat dari jembatan
yang membentang di atas Sungai Vltava, terutama jembatan Charles yang
megah, atau bisa juga dinikmati dengan berdiri di alun-alun Old Town
yang indah. Ditambah dengan menyusuri gang-gang dan jalanan berbatu yang
menuju ke lokasi tersebut, Anda akan menyadari bahwa hanya sedikit kota
lainnya yang bisa memanjakan mata dengan keindahan seperti Praha.
TOKYO, JEPANG
Menjadi kota terbesar sekaligus ibukota Jepang, Tokyo kini dikenal
sebagai salah satu kota tercantik di dunia. Kota yang terlihat bersih
dan rapi ini menampilkan perpaduan antara bangunan tua dan modern yang
menawan.
Anda akan jatuh cinta dengan Tokyo pada pandangan pertama. Di musim
semi, kota ini akan diwarnai dengan bunga sakura yang bermekaran indah.
Di musim gugur, Tokyo juga tak kalah indah untuk dikunjungi. Dari
menikmati pemandangan di Odaiba atau di Bukit Roppongi, Anda bisa
langsung menyusuri kawasan perbelanjaan dan pusat hiburan di Shibuya dan
Shinjuku. Kuil-kuil berasitektur mengesankan dan gedung-gedung pencakar
langit yang megah juga akan mudah Anda temukan di Tokyo. Sungguh,
banyak hal dan tempat yang bisa dinikmati di kota ini.
Sabtu, 07 Maret 2015
IBU/Bapak Bagaimana cara kami mewujudkan kerinduanmu?
Pernahkah
anda berfikir sudah berapa kali kalian menghiraukan orangtua kalian?
Pernahkah
anda merasakan betapa senangnya hati anda, jika kalian sedang bermain bersama anak
kecil ?
Rasa
senang yang anda rasakan tidak sebanding dengan rasa senang yang dimiliki orang
tua kita dahulu saat mereka merawat kita.
Saat kita bersama anak kecil, kita hanya ikut
saat momen bahagia saja, kita kadang tidak ingin bermain dengan anak tersebut
kalau dia mulai rewel, sedang buang air kecil/besar. Tetapi tidak dengan orang
tua kita. Betapa bangganya mereka memiliki kita hingga disaat genting sekalipun
mereka rela meninggalkan aktivitasnya hanya untuk merawat kita sampai dia
memastikan kalau kita sudah dala keadaan baik dan aman.
Hingga sedewasa ini pernahkan anda berfikir
kenapa orang tua kita tetap menganggap kita seperti anak-anak? Tahukah anda
mengapa mereka selalu melakukan hal itu?
Tahukah anda betapa sedihnya yang dirasakan
orang tua anda, disaat waktu memaksakan
porsi kedekatan hubungan antara kita dan orang tua semakin renggang? Dimana
disaat kita mulai bertumbuh dari masa kanak-kanak kita perlahan mulai
menghiraukan waktu bersama mereka seperti kita mulai mementingkan permainan
kita daripada berbicara kepada mereka. Kita mulai bermain bersama teman-teman
kita daripada bercengkrama dari merekea. Pernahkah anda mersakan betapa
sedihnya mereka saat kita menghiraukan waktu bersama mereka?
Pernahkan anda bertanya atau menyadari kalau
orang tua kita sebenarnya merindukan waktu dimana hubungan kita dengan mereka
tidak ada pembatas? Pernahkan anda
berfikir perhatian yang selama ini kita anggap berlebihan, ternyata pernyataan
langsung kalau mereka membutuhkan kita disamping mereka walau hanya untuk
sebentar saja? Coba kita sadari betapa mereka sangat merindukan waktu waktu
dimana hubungan antara kita dan mereka tidak ada pembatas.
Lalu ketika anda mulai menyadari semua ini,
ada satu hal yang menjadi penghalang hubungan kita dengan mereka, yakni GENGSI.
Kita terlalu memikirkan perkataan orang lain yang akan mengatakan kita seperti ‘anak
mama’ sehingga kita mulai menjaga jarak dari orang tua kita.
Kita hanya cukup memikirkan perasaan orang tua
kita dan bukan perkataan/asumsi orang lain. Betapa bahagianya mereka disaat
sumber kebahagian mereka itu ada didiri kita, karena Kebahagiaan yang
dihasilkan orang lain itu tidak sebanding dengan kebahagiaan yang berhasil kita
ciptakan kepeda mereka.
Mulailah
menyadari diri kalau mereka sekarang membutuhkan kita.
Mulailah
‘membebani’ diri kalau sumber kebahagian mereka ada ditangan kita.
Berdoalah
kita agar kita sempat memberikan yang ‘TERBAIK’ kepada mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)








